Program Ikhtiar Umrah

Anda dan keluarga muslim pasti memiliki rencana melaksanakan salah satu rukun Islam yaitu menunaikan ibadah haji ataupun umrah. Dalam mewujudkan rencana tersebut ASYKI melalui program ”Ikhtiar Umrah” hadir memberikan solusi menabung umrah yang terencana dan terproteksi.

Manfaat program Ikhtiar Umrah antara lain :

  1. Merencanakan keuangan untuk ibadah umrah dengan baik dan pasti (Pasti keamanan dan kehalalanya).
  2. Memberikan pilihan biro perjalanan ibadah umrah yang pasti (Pasti Travelnya, Pasti Terbangnya, Pasti Hotelnya, Pasti Visanya).
  3. Memberikan royalti reward kepada jamaah yang mereferensikan program Ikhtiar Umrah.
  4. Santunan duka bagi calon jamaah yang ditakdirkan meninggal dunia sebelum masa perjanjian berakhir sebesar 25 Juta + Saldo Dana Investasi

SYARAT MENJADI PESERTA

  1. Peserta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani pada saat mengajukan
  2. Usia peserta 17 tahun sd 60 tahun
  3. Masa kontrak 3 tahun, 5 tahun dan 10 tahun

KEUNGGULAN

  1. Dikelola dengan prinsip syariah dengan akad Wakalah bil Ujroh untuk pengelolaan Dana Tabarru, dan akad Mudharabah untuk pengelolaan Dana Investasi
  2. Biaya pengelolaan (ujrah) yang ringan
  3. Kontribusi dapat dibayarkan secara bulanan, semesteran atau tahunan
  4. Berpeluang mendapatkan tambahan penghasilan atau menabung gratis dengan cara mereferensikan program Ikhtiar Umrah kepada jamaah.

Definisi Produk : Mu’awanah Berencana Kumpulan – Program Ikhtiar Umrah

Manfaat Asuransi :

Manfaat Hidup

  • Apabila Peserta mengundurkan diri dalam masa asuransi maka Peserta akan menerima Manfaat sebesar akumulasi dana investasi dan kemudian asuransi berakhir.
  • Apabila Peserta hidup hingga akhir masa asuransi maka Peserta akan menerima Manfaat sebesar akumulasi dana investasi.

Manfaat Meninggal Dunia karena Sakit
Apabila Peserta Meninggal Dunia karena Penyakit dalam Masa Asuransi maka Penerima Manfaat/Ahliwaris akan menerima Manfaat santunan sebesar:

  • 100% Uang Asuransi ditambah akumulasi dana investasi (jika Peserta meninggal pada usia di bawah 61 tahun);
  • 50% Uang Asuransi ditambah akumulasi dana investasi (jika Peserta meninggal pada usia 61 tahun s.d 64 tahun) dan kemudian asuransi berakhir

Manfaat Meninggal Dunia karena Kecelakaan
Apabila Peserta Meninggal Dunia karena Kecelakaan dalam Masa Asuransi maka Penerima Manfaat/Ahliwaris akan menerima Manfaat santunan sebesar:

  •  200% Uang Asuransi ditambah akumulasi dana investasi (jika Peserta meninggal pada usia di bawah 61 tahun);
  • 100% Uang Asuransi ditambah akumulasi dana investasi (jika Peserta meninggal pada usia 61 tahun s.d 64 tahun) dan kemudian asuransi berakhir.

Uang Asuransi : Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta  rupiah). Maksimal Uang Asuransi per orang adalah Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah)

Masa Asuransi : 3 (tiga) tahun, 5 (lima) tahun, 10 (sepuluh) tahun

Masa Tunggu : 6 (enam) bulan untuk risiko karena Penyakit.

Cara Bayar : Bulanan, Triwulanan, Semesteran dan Tahunan

Iuran Tabarru’ : Iuran Tabarru’ sebesar Rp 12.500 (dua belas ribu lima ratus rupiah) per bulan

Ujrah :
Tabel Ujrah Ikhtiar Umrah

Berakhirnya Asuransi :
Asuransi akan berakhir apabila (mana yang terjadi lebih dahulu):

  • Peserta meninggal dunia; atau
  • Ulang Tahun Polis Pertama setelah Peserta mencapai usia 66 (enam puluh lima) tahun; atau
  • Kontribusi tidak dibayarkan setelah melewati Masa Leluasa (60 hari sejak jatuh tempo pembayaran Kontribusi); atau
  • Pemegang Polis melakukan pembatalan polis; atau
  • Asuransi dibatalkan oleh Perusahaan; atau
  • Pada saat berakhirnya masa asuransi

Masa Pemulihan :
Kepesertaan bisa diaktifkan kembali / dipulihkan oleh Peserta dengan membayar seluruh tunggakan kontribusi (maksimal 3 (tiga) bulan tunggakan). Jika Peserta tidak membayar tunggakan kontribusi lebih dari 3 (tiga) bulan, maka seluruh Dana Investasi Peserta akan dikembalikan kepada Peserta.

Dokumen Pengajuan Klaim :
Dokumen Pengajuan Klaim Meninggal Dunia :

  1. Fotokopi identitas Peserta (KTP atau Passport) dan fotokopi Kartu Keluarga
  2. Fotokopi Polis
  3. Form pengajuan klaim dari Pemegang Polis/ Penerima Manfaat/ Ahli Waris
  4. Fotokopi Surat Keterangan Kematian dari instansi yang berwenang (Rumah Sakit dan/atau Kelurahan)
  5. Fotokopi Surat Keterangan Kematian dari KBRI negara yang bersangkutan apabila meninggal di luar negeri
  6. Fotokopi berita acara dari kepolisisan atau laporan visum dari Rumah Sakit apabila meninggal karena kecelakaan atau penyebab yang tidak wajar
  7. Surat keterangan Dokter untuk klaim Meninggal Dunia di Rumah Sakit
  8. Kronologis dan Resume Medis
  9. Fotokopi kuitansi pembayaran Kontribusi terakhir atau bukti transfer pembayaran Kontribusi terakhir
  10. Daftar pertanyaan Untuk Klaim Meninggal Dunia (yang diisi oleh ahli waris)

PENGECUALIAN
Perusahaan dibebaskan dari kewajiban membayar Manfaat Asuransi jika Peserta mengalami musibah sebagai akibbat dari salah satu hal di bawah ini :

  1. Bunuh diri; atau
  2. Perbuatan melawan hukum atau dihukum mati oleh pengadilan yang berwenang; atau
  3. Terlibat dalam perkelahian kecuali jika terbukti sebagai pihak yang mempertahankan diri; atau
  4. Akibat perbuatan yang disengaja, yang direncanakan dengan persetujuan Peserta atau Penerima Manfaat/Termaslahat; atau
  5. Bencana alam, wabah penyakit (epidemi), yang ditetapkan oleh Pemerintah; atau
  6. Cedera atau penyakit yang disebabkan secara sengaja oleh perbuatan sendiri untuk melukai/menyakiti diri sendiri, penyalahgunaan alkohol atau obat terlarang; atau
  7. Penyakit hubungan seksual (sexually transmitted diseases) seperti Gonorrhea/ Syphilis atau lainnya serta segala akibatnya; atau
  8. Terinfeksi virus Human Immunodeficiency Syndrome (AIDS), AIDS Related Syndrome (ARC) atau infeksi oportunistik lain, Neoplasma (tumor) ganas yang ditemukan sehubungan dengan infeksi HIV, AIDS, atau ARC.
  9. Abortus, kecuali dengan alasan kesehatan; atau
  10. Perang atau segala tindakan peperangan baik yang dinyatakan atau tidak; partisipasi aktif dalam demonstrasi/ huru-hara/ kerusuhan/ pengacauan atau kekacauan/ perbuatan teror/ pemberontakan atau keributan sipil/ kudeta/ kegaduhan sipil atau keadaan yang dapat disamakan dengan itu; atau
  11. Peserta terlibat dalam Pertandingan kompetisi, atau perkelahian (kecuali jika orang yang mempertahankan diri), atau Peserta melukai diri sendiri atau usaha untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri.
  12. Perbuatan kejahatan yang dilakukan dengan sengaja oleh yang berkepentingan dalam polis.
  13. Peserta menderita sakit mental, gangguan sistem syaraf.

ILUSTRASI HASIL PROGRAM IKHTIAR UMRAH

bonus rupiah

Kontribusi Rp 200 Ribu/bln (periode 10 tahun)

Tabungan + Bagi Hasil di akhir Tahun ke-10 = Rp 28.510.041

Apabila peserta ditakdirkan meninggal dunia sebelum berangkat umrah, maka ahli waris akan menerima santunan:

Rp 25.000.000 / Rp 50.000.000* + Saldo Dana Investasi

(untuk biaya badal umrah peserta)

*Rp 25 juta jika meninggal sakit/ Rp 50 juta jika meninggal kecelakaan

Kontribusi Rp 375 Ribu/bln (periode 5 tahun)

Tabungan + Bagi Hasil di akhir Tahun ke-5 = Rp 22.551.379

Apabila peserta ditakdirkan meninggal dunia sebelum berangkat umrah, maka ahli waris akan menerima santunan:

Rp 25.000.000 / Rp 50.000.000* + Saldo Dana Investasi

(untuk biaya badal umrah peserta)

*Rp 25 juta jika meninggal sakit/ Rp 50 juta jika meninggal kecelakaan